BAB I Pendahuluan

 

Latar Belakang

Data dibutuhkan untuk keperluan perencanaan, pelaksanaan/penentuan kebijakan, pemantauan dan evaluasi kegiatan. Oleh sebab itulah penting untuk dilakukan pengumpulan data guna menunjang kegiatan tersebut. Saat ini telah dilakukan berbagai cara pengumpulan data dan salah satu yang terkenal dan sering digunakan adalah metode survey. Istilah survey biasanya disamakan dengan istilah observasi dalam pengertian sehari-hari. Padahal survey dan observasi mempunyai makna/pengertian yang berbeda, meskipun diantara survey dan observasi merupakan kegiatan yang saling berhubungan. Survey adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan biasanya menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data untuk dapat melihat dan mengetahui sesuatu (seperti : jumlah orang, persepsi atau pesan-pesan tertentu) atau merupakan kondisi tertentu yang menghendaki ketepatan/kepastian informasi yang dihimpun, terutama bagi orang – orang yang bertanggung jawab atau yang tertarik.

Dari pengertian survey tersebut di atas dapat di simpulkan bahwa survey merupakan suatu aktivitas atau kegiatan penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan suatu kepastian informasi (seperti : jumlah orang, persepsi atau pesan-pesan tertentu), dengan cara mengambil sampel dari satu populasi dan biasanya menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data yang pokok. Pengumpulan data dengan metode survey memiliki banyak keuntungan yaitu menghemat biaya dalam pengumpulan data, pengumpulan dan penyajian data lebih cepat, cakupan variabel lebih luas, dan akurasi lebih baik.

Survey online adalah survey yang berbentuk kuesioner dengan target sasaran dapat menyelesaikan survey tersebut melalui Internet. Survey online biasanya dibuat dalam bentuk Web dengan database untuk menyimpan jawaban dan software statistik untuk memberikan analisis. Perusahaan sering menggunakan survey online untuk mendapatkan pemahaman yang lebih tentang selera dan pendapat pelanggan mereka. Seperti survey tradisional atau manual, survey online dapat digunakan dalam dua cara dasar: Untuk memberikan lebih banyak data tentang pelanggan, termasuk segala sesuatu dari informasi dasar demografi (umur, tingkat pendidikan, dan sebagainya) data sosial (penyebab, klub atau kegiatan pelanggan mendukung) Untuk membuat survey tentang produk tertentu, merek, kualitas layanan atau penialaian mutu layanan dalam rangka untuk mengetahui bagaimana konsumen bereaksi terhadap itu. Berbeda dengan survey tradisional atau manual, survey online menawarkan perusahaan cara untuk mendapatkan sampel pemirsa yang lebih luas dengan biaya lebih rendah.

Rhj.jpg

Gambar 1.1 Logo Perguruan Tinggi Raharja

Pada Perguruan Tinggi Raharja, banyak terdapat sistem pelayanan dan kegiatan akedemik yang menggunakan survey secara manual dan tidak sedikit yang perlu adanya survey namun belum dilakukan dalam sistem pelayanan tersebut. Adapun sistem yang perlu adanya survey yaitu, sistem pelayanan pada perpustakaan, sistem pelayanan pada divisi resepsionis, sistem pelayanan pada divisi marketing. Begitu juga dengan kegiatan akademiknya seperti kegiatan pada lab iLearning, kegiatan dalam kelas-kelas, kegiatan dalam organisasi, dan setiap mahasiswa yang sedang TA atau Skripsi pun membutuhkan survey untuk penelitian yang mereka lakukan dan untuk dijadikan sebagai salah satu metode penelitian mereka.

Walaupun begitu, telah ada kegiatan akademik pada Perguran Tinggi Raharja yang sudah menggunakan survey online. Adapun sistem survey online yang digunakan pada Perguruan Tinggi Raharja tersebut bernama sistem iLearning Survey (iSur). Sistem iLearning Survey (iSur) adalah sebuah sistem survey yang digunakan untuk memberikan penilaian terhadap pelayanan di Perguruan Tinggi Raharja, atau untuk memberikan nilai terhadap seseorang, benda, maupun jasa yang sudah terintegrasi secara online untuk meningkatkan sistem informasi di Perguruan Tinggi Raharja agar informasi yang didapatkan cepat, akurat, dan up to date.

Pada sistem iLearning Survey (iSur) yang berjalan di Perguruan Tinggi Raharja saat ini telah digunakan untuk kegiatan penilaian dosen khususnya kelas iLearning. Adapun proses Penilaian dosen kelas iLearning yang menggunakan sistem iLearning Survey (iSur) yaitu Admin dari sistem iSur membuat sebuah survey yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang telah disediakan oleh pihak kampus dalam sistem isur tersebut. Kemudian setelah survey selesai dibuat dan sebelum diaktifkan, admin terlebih dahulu menemui kepala bagian akademik untuk melakukan pengecekan survey yang telah dibuat. Setelah dicek dan disetujui oleh kepala bagian akademik, kemudian survey diaktifkan oleh admin dan disebarkan dalam bentuk Link ke kelas-kelas iLearning oleh petugas-petugas yang telah ditugaskan oleh pihak kampus.

Isurvey1.png

Gambar 1.2 Logo iLearning Survey (iSur)

Setelah survey disebarkan dan mahasiswa-masiswa kelas iLearning selesai mengisi survey tersebut, langkah selanjutnya yaitu adalah proses penghitungan hasil survey yang dilakukan oleh admin dengan cara meng-export seluruh hasil survey kedalam bentuk Excel ataupun CSV file yang kemudian dilakukan penghitungan secara terkomputerisasi. Setelah proses penghitungan survey selesai langkah terakhir yaitu membuat laporan hasil penghitungan survey yang kemudian diberikan kepada pihak atau divisi kampus yang bersangkutan.

Dari adanya sistem iLearning Survey (iSur) ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi Perguran Tinggi raharja, seperti dengan menggunakan sistem iLearning Survey dapat mengurangi penggunaan kertas ( Paperless) pada Perguruan Tinggi Raharja, proses penghitungan hasil survey dapat dilakukan dengan cepat dan akurat, kemudian dengan menggunakan sistem iLearning Survey (iSur) untuk penilaian dosen iLearning dimana telah terintegrasi secara online sangat menggambarkan kampus IT yang cocok sekali menggambarkan kampus STMIK Raharja sendiri sebagai kampus unggulan di bidang IT.

Dari kegiatan yang telah dilakukan menggunakan sistem iLearning Survey (iSur) yang berjalan saat ini di Perguran Tinggi Raharja, penulis ingin menambah pemanfaatan sistem iLearning Survey (iSur) untuk kegiatan-kegiatan akademik lainnya yang ada di kampus. Maka dari itu penulis mengambil judul penelitian ” Penerapan Sistem iLearning Survey (iSur) untuk Mendukung Kegiatan Akademik pada Perguruan Tinggi Raharja“.

 

Perumusan Masalah

Perumusan masalah atau research questions atau disebut juga sebagai research problem, diartikan sebagai suatu rumusan yang mempertanyakan suatu fenomena, baik dalam kedudukannya sebagai fenomena mandiri, maupun dalam kedudukannya sebagai fenomena yang saling terkait di antara fenomena yang satu dengan yang lainnya, baik sebagai penyebab maupun sebagai akibat. Perumusan masalah merupakan salah satu tahap di antara sejumlah tahap penelitian yang memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kegiatan penelitian. Setiap penelitian dimulai dari perumusan masalah yang dilanjutkan dengan pemecahan masalah. Perumusan masalah ini dikategorikan sebagai pertanyaan utama yang dicari dan yang akan dijawab melalui penelitian. Perumusan masalah itu muncul karena adanya gap atau kesenjangan antara kondisi realitas atau nyata (real life condition) dengan kondisi yang nantinya diharapkan (future expected condition). Uraian rumusan masalah ini harus didukung dengan teori, survei, standar, dan juga data yang relevan.

Dilihat dari penjelasan pada latar belakang diatas, ternyata masih banyak kegiatan akademik di Perguruan Tinggi Raharja yang masih melakukan survey secara manual serta masih banyak pula kegiatan-kegiatan akademik yang membutuhkan adanya survey untuk menilai sistem pelayanan yang mereka jalankan atau untuk melakukan pemilihan terhadap sesuatu namun belum pernah menggunakan metode survei.

Sesuai dengan latar belakang penelitian yang telah diuraikan pada bahasan sebelumnya, penelitian ini secara jelas berkaitan dengan sistem iLearning Survey (iSur) pada Perguruan Tinggi Raharja. Beberapa hal akan dikemukakan dan dijelaskan tentang sistem iLearning Survey (iSur) yang ada pada sistem pelayanan perguruan tinggi. Pada laporan skripsi ini akan diberikan contoh tentang sistem iLearning Survey (iSur) yang berjalan saat ini, serta adanya masalah-masalah yang terjadi pada sistem iLearning Survey (iSur) saat ini.

Selanjutnya, akan dinyatakan dan dijelaskan mengapa masalah ini penting dan menarik untuk dipecahkan. Dan akan dinilai juga dari kerugian yang akan muncul apabila masalah ini tidak terpecahkan, atau keuntungan yang akan didapatkan jika masalah ini terpecahkan. Studi elisitasi akan dilakukan dalam rangka pembuktian dan inventarisasi terhadap masalah-masalah yang muncul pada sistem iLearning Survey (iSur) ini. Kemudian akan dibuktikan melalui literature review bahwa belum ada solusi atau jawaban yang tepat atau pemecahan masalah yang memuaskan atas penelitian yang akan dilakukan ini.

Observasi lapangan melalui studi survey menggunakan iSur juga dilakukan demi mengukuhkan akar permasalahan dari sistem iLearning Survey (iSur) ini. Berdasarkan pedoman-pedoman rumusan masalah yang telah disebut diatas, ditimbulkan uraian rumusan masalah sebagai berikut:

  1. Apakah pemanfaatan sistem iLearning Survey (iSur) dalam kegiatan akademik yang berjalan saat ini pada Perguruan Tinggi Raharja sudah optimal ?
  2. Apakah proses penyebaran survei dalam sistem iLearning Survey (iSur) untuk kegiatan akademik di Perguruan Tinggi Raharja sudah efektif ?
  3. Apakah Tokens efektif digunakan dalam proses penyebaran survei pada sistem iLearning Survey (iSur) untuk kegiatan akademik di Perguruan Tinggi Raharja ?

 

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian merupakan rumusan kalimat yang menunjukkan adanya hasil, sesuatu yang diperoleh setelah penelitian selesai, sesuatu yang akan dicapai atau dituju dalam sebuah penelitian. Rumusan tujuan mengungkapkan keinginan peniliti untuk memperoleh jawaban atas permasalahan penelitian yang diajukan. Oleh karena itu, rumusan tujuan harus relevan dengan identitas masalah yang ditemukan, rumusan masalah dan mencerminkan proses penelitian. Dalam beberapa penelitian dimana permasalahannya sangat sederhana terlihat bahwa tujuan sepertinya merupakan pengulangan dari rumusan masalah, hanya saja rumusan masalah dinyatakan dengan pertanyaan, sedangkan tujuan dituangkan dalam bentuk pernyataan yang biasanya diawali dengan kata ingin mengetahui.Tujuan dari penelitian ini yaitu:

Tetapi bila permasalahannya relatif komplek, permasalahan ini menjadi lebih jelas terjawab bila disusun sebuah tujuan penelitian yang lebih tegas yang memberikan arah bagi pelaksanaan penelitian. Misalnya, bila rumusan masalah mempertanyakan bagaimanakah penerapan model pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan pecahan, maka jelas akan banyak penafsiran tentang jawaban yang diinginkan dari pertanyaan ini, sehingga perumusan tujuannya harus lebih tegas, misalnya ingin mengetahui langkah-langkah dalam menerapkan model pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan pemecahan, atau ingin mengetahui bagaimanakah efek penerapan model pembelajaran kontekstual pada pokok bahasan pemecahan terhadap hasil belajar.

Tujuan penelitian yang menguraikan secara tegas dan jelas tujuan dilaksanakan penelitian di objek penelitian yang dipilih tersebut untuk objek penelitian atau organisasi. Tujuan penelitian berkaitan erat dengan rumusan masalah yang ditetapkan dan jawabannya terletak pada kesimpulan penelitian. Tujuan penelitian dijabarkan, biasanya menggunakan kata-kata kerja pembuka antara lain: menemukan, menjelaskan, menganalisis, menguraikan, menilai, menguji, membandingkan, menemukan hubungan antara, memperoleh data atau pengetahuan atau keterangan tentang peneliti.

Beberapa sifat yang harus dipenuhi sehingga tujuan penelitian dikatakan baik yaitu: spesifik, terbatas, dapat diukur, dan dapat diperiksa dengan melihat hasil penelitian.

Tujuan dari sistem iLearning Survey (iSur) ini yaitu:

  1. Untuk membantu meningkatkan sistem pelayanan pada Perguruan Tinggi Raharja.
  2. Tujuan operasional dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kendala-kendala apa saja yang ada pada sistem survei yang sedang berjalan saat ini.
  3. Tujuan Fungsional dari penelitian ini yaitu agar hasil dari penelitian dapat dimanfaatkan dan digunakan oleh Perguruan Tinggi Raharja sebagai referensi dasar untuk mengambil satu langkah kebijakan yang berhubungan dengan informasi pada bagian pelayanan kampus. Sehingga dapat mempercepat proses penginputan survei mahasiswa dimanapun dan kapanpun serta menghasilkan data yang akurat dan efisien.
  4. Tujuan Individual adalah untuk menambah ilmu pengetahuan, pengalaman, pengenalan dan pengamatan sebuah sistem informasi survei pada Perguruan Tinggi Raharja sehingga penulis melakukan penelitian untuk menyelesaikan Laporan Skripsi.

Manfaat Penelitian

Manfaat penelitian merupakan dampak dari pencapaiannya tujuan. Seandainya dalam penelitian, tujuan dapat tercapai dan rumusan masalah dapat dipecahkan secara tepat dan akurat, maka apa manfaatnya secara praktis maupun secara teoritis. Kegunaan penelitian mempunyai dua hal yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan (secara teoritis) dan membantu mengatasi, memecahkan dan mencegah masalah yang ada pada objek yang diteliti. Kegunaan hasil penelitian terhubung dengan saran-saran yang diajukan setelah kesimpulan.

  • Menambah wawasan dan kemampuan berpikir mengenai penerapan teori yang telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima kedalam penelitian yang sebenarnya.
  • Hasil penelitian dapat digunakan untuk menggambarkan sistem penilaian pelayanan yang berjalan saat ini di Perguruan Tinggi Raharja.
  • Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sarana diagnosis dalam mencari sebab masalah atau kegagalan yang terjadi di dalam sistem penilaian pelayanan yang sedang berjalan. Dengan demikian akan memudahkan pencarian alternatif pemecahan masalah-masalah tersebut.
  • Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyusun strategi pengembangan sistem penilaian pelayanan yang berjalan.

Ruang Lingkup Penelitian

Untuk memperjelas masalah yang akan dibahas dan agar tidak terjadi pembahasan yang meluas atau menyimpang,maka perlu kiranya dibuat suatu batasan masalah. Adapun ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas dalam penulisan Laporan Kuliah Kerja Praktek ini, yaitu hanya pada lingkup seputar kegiatan akademik yang ada pada Perguruan Tinggi Raharja. Ruang lingkup yang dibahas dalam laporan ini mengenai bagaimana proses penilaian terhadap suatu sistem atau pelayanan secara online.Ruang lingkup yang akan dibahas dalam laporan ini mengenai :

  • Peneliti memfokuskan penelitian hanya pada Pribadi Raharja. Hal ini dimaksudkan agar peneliti dapat fokus dalam satu bagian, sehingga data yang diperoleh valid, spesifik, mendalam dan memudahkan peneliti untuk menganalisis data yang diperoleh.
  • Pribadi Raharja dengan akun email Rinfo.
  • Kegiatan akademik pada Perguruan Tinggi Raharja.
  • Elisitasi Final

Metode Penelitian

Dalam penyusunan Laporan KKP ini, metode penelitian yang digunakan penulis yaitu dengan cara mengumpulkan data mengenai keadaan secara langsung dari atau tepatnya yang menjadi objek penelitian untuk mendapatkan data secara relevan. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan dalam mencari dan mengumpulkan data serta mengolah informasi yang diperlukan menggunakan beberapa metode sebagai berikut :

Metode Pengumpulan Data

Metode Observasi (Pengamatan)

Pengamatan (observasi) adalah metode pengumpulan data melalui pengamatan langsung atau peninjauan secara cermat dan langsung di lapangan atau lokasi penelitian. Dalam hal ini, peneliti dengan berpedoman kepada desain penelitiannya perlu mengamati langsung berjalannya sistem yang telah diterapkan. Untuk mengamati berbagai hal atau kondisi yang ada di lapangan dan meminta data yang diperlukan sebagai bahan untuk menulis laporan skripsi. Kemudian dari pengamatan tersebut, peneliti mengumpulkan data yang diperlukan didalam sebuah pelayanan tersebut untuk dilakukan pengamatan terhadap sistem yang akan dikembangkan.

Metode Studi Pustaka

Studi Pustaka adalah segala upaya yang dilakukan oleh peneliti untuk memperoleh dan menghimpun segala informasi tertulis yang relevan dengan masalah yang diteliti. Informasi ini dapat diperoleh dari buku-buku, laporan penelitian, karangan ilmiah, buku tahunan dan sumber-sumber lain. Serta melakukan searching pada internet. Dalam hal ini seorang peneliti berkewajiban mempelajari teori-teori yang mendasar masalah dan bidang penelitiannya.Selain itu, peneliti juga perlu memanfaatkan hasil penelitian dan pemikiran yang relevan dengan masalah penelitiannya untuk menghindari terjadinya pengulangan penelitian serupa atau duplikasi yang tidak diinginkan. Dengan melakukan kajian bahan-bahan pustaka yang ada, peneliti dapat memperoleh informasi secara sistematis, kemudian menuangkannya dalam bentuk rangkuman yang utuh. Melalui metode studi pustaka ini penulis mencari teori-teori yang berkaitan dengan ruang lingkup penelitian dan mempelajari referensi yang ada di dalam CCIT journal dan laporan skripsi dari kampus lain.

Metode Survey

Metode ini dilakukan melalui proses survey disebuah sistem yang telah disediakan iLearning Survey (ISur), dimana metode ini dilakukan secara online oleh responden yang diberikan pertanyaan-pertanyaan atas apa saja yang dia rasakan selama menggunakan pelayanan iDuHelp!Survey ini dilakukan agar memudahkan kegiatan pengambilan keputusan untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat serta data yang tersimpan tidak akan hilang.

Elisitasi Final

Elisitasi merupakan rancangan yang dibuat berdasarkan sistem baru yang diinginkan oleh pihak manajemen terkait dan disanggupi oleh penulis untuk dieksekusi. Elisitasi dilakukan melalui tiga tahap, yaitu elisitasi tahap I, elisitasi tahap II, elisitasi tahap III, dan elisitasi final. Dan dengan menggunakan metode elisitasi final, peneliti diharapkan dapat fokus meneliti sesuai dengan permintaan dari stakeholder.

Metodologi Implementasi atau Penerapan

Implementasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan dengan penerapan atau pelaksanaan, penerapan merupakan kemampuan menggunakan materi yang telah dipelajari kedalam situasi konkret atau nyata. Metode implementasi sistem adalah cara / pendekatan yang digunakan untuk meningkatkan efisien dan efektivitas serta kemudahan operasional yang dijalankan oleh pemakai yang akan mengoperasikan aplikasi tersebut.[1]

Implementasi sistem merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. Tahap implementasi sistem dapat terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Merencanakan rencana implementasi
  2. Melakukan kegiatan implementasi
  3. Tindak lanjut implementasi

Lokasi Penelitian

Penelitian yang berjudul Penerapan Sistem Pembelajaran Online Menggunakan iDu (iLearning eDucation) Pada Konsentrasi iLearning Di Perguruan Tinggi raharja ini dilakukan di Raharja Enrichment Centre (REC) pada Perguruan Tinggi Raharja, Tangerang.

Sistematika Penulisan

Untuk memahami lebih jelas laporan ini, maka materi-materi yang tertera pada Laporan Skripsi ini dikelompokkan menjadi beberapa sub bab dengan sistematika penyampaian sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, ruang lingkup penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II LANDASAN TEORI

Bab ini berisikan teori yang berupa pengertian dan definisi yang diambil dari kutipan buku yang berkaitan dengan penyusunan laporan skripsi serta beberapa literature review yang berhubungan dengan penelitian.

BAB III PEMBAHASAN

Bab ini berisikan gambaran dan sejarah singkat Perguruan Tinggi Raharja, struktur organisasi, permasalahan yang dihadapi, alternatif pemecahan masalah, analisa proses, UML (Unified Modelling Language) sistem yang berjalan, serta elisitasi tahap I, elisitasi tahap II, elisitasi tahap III, dan final draft elisitasi.

BAB IV RANCANGAN SISTEM DAN IMPLEMENTASI

Bab ini menjelaskan analisa sistem yang diusulkan dengan menggunakan flowchart dan mind map dari sistem yang diimplementasikan, serta pembahasan secara detail final elisitasi yang ada di bab sebelumnya, di jabarkan secara satu persatu dengan menerapkan konsep sesudah adanya sistem yang diusulkan.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dan saran yang berkaitan dengan analisa dan optimalisasi sistem berdasarkan yang telah diuraikan pada bab-bab sebelumnya.

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Leave a Reply